Rekomendasi Obat Radang Sendi Lutut yang Ampuh

Salah satu gangguan kesehatan yang cukup mengganggu adalah arthritis atau radang sendi lutut. Biasanya mereka yang mengalaminya memilih mengonsumsi obat radang sendi lutut untuk meredakan rasa nyeri sekaligus mengurangi peradangan. Nyatanya radang sendi memang tidak bisa dianggap sebagai masalah yang sepele karena akibat rasa nyeri, pegal dan kaku yang ditimbulkan bisa sampai mengganggu aktivitas sehari-hari.

Bagaimana tidak, untuk sekedar berdiri, berjalan, atau menaiki anak tangga saja bisa menjadi masalah tersendiri bagi penderita radang sendi lutut. Oleh karena, penting bagi penderita arthritis untuk mengetahui bagaimana penanganan yang tepat agar gejala yang mereka alami tidak bertambah parah serta bisa tetap menjalani aktivitas dengan nyaman.

5 Rekomendasi Obat-obatan yang Ampuh untuk Mengatasi Radang Sendi Lutut

Untuk mengobati masalah radang sendi lutut ini memang sebaiknya segera melakukan pemeriksaan diri ke dokter atau klinik. Hal ini penting karena penyebab dari radang sendi cukup beragam dan dibutuhkan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui seperti apa kondisinya apakah masih terbilang ringan atau sudah cukup kronis.

Umumnya, dalam penanganan arthritis ini menggunakan beberapa metode diantaranya pengobatan medis seperti pembedahan, anestesi, pemberian obat-obatan hingga terapi fisik. Sebagai penganan awal, ada beberapa obat untuk radang sendi yang bisa dibeli dengan bebas di apotek, khususnya obat pereda nyeri. Bagi yang sedang mencari obat untuk mengatasi radang sendi lutut, berikut beberapa rekomendasinya.

Ibuprofen 400 mg

Meski lebih dikenal sebagai obat yang ampuh untuk mengatasi sakit kepala, demam dan sakit gigi, Ibuprofen ternyata juga cukup efektif meredakan peradangan dan nyeri pada penderita radang sendi lutut. Untuk keluhan yang ringan, Ibuprofen bisa dikonsumsi setiap 4-6 jam dan dosis maksimalnya adalah 1.200 mg/hari.

Sedangkan bagi penderita radang sendi lutut yang disebabkan oleh osteoarthritis dan rheumatoid arthritis, untuk dosis yang disarankan adalah 1.200-3.200 mg/hari. Jadi, pemberian obat ini bisa dibagi menjadi 3-4 dosir per hari. Perlu diperhatikan, obat ini dikonsumsi setelah makan dan ikuti petunjuk konsumsi pada kemasan obat serta anjuran dokter mengingat Ibuprofen masuk ke dalam golongan obat keras.

Voltadex 50 mg

Selain Ibuprofen, Voltadex 50 mg juga termasuk obat yang cukup ampuh untuk mengatasi radang sendi lutut. Voltadex tergolong sebagai obat anti inflamasi nonsteroid (OAINS) dan mengandung natrium diclofenac yang fungsinya adalah menghambat produksi prostaglandin, yang merupakan senyawa pemicu peradangan pada tubuh.

Jadi, dengan mengonsumsi obat ini bisa membantu meredakan nyeri sendi lutut dan peradangan. Untuk petunjuk umum penggunaan obat, Voltadex bisa diminum sebanyak 2-3 kali sehari dengan dosis 100-150 mg. Perlu diingat, untuk dosis maksimum hariannya tidak boleh lebih dari 150 mg dan sebaiknya obat ini dikonsumsi setelah makan untuk mengurangi risiko iritasi pada lambung.

Farsifen Plus

Farsifen Plus bisa menjadi salah satu opsi obat radang sendi lutut yang ampuh. Selain dikenal sebagai obat yang efektif meredakan beragam jenius nyeri mulai dari nyeri haid, nyeri otot, sakit gigi hingga sakit kepala, Farsifen Plus terbukti efektif dalam mengatasi radang sendi lutut karena terdapat kandungan Ibuprofen dan Paracetamol di dalamnya.

Kedua kandungan tersebut mampu menekan produksi senyawa yang dapat memicu nyeri dan peradangan dalam tubuh. Selain itu juga ada kandungan kafein yang mampu meningkatkan kinerja kedua kandungan tersebut sehingga gejala nyeri yang dirasakan bisa lebih cepat mereda,

Obat ini tergolong sebagai obat bebas terbatas dan bisa dikonsumsi oleh anak-anak di atas 12 tahun hingga orang dewasa dengan dosis yang dianjurkan adalah satu kaplet sebanyak 3-4 kali per hari. Pastikan untuk mengonsumsi obat ini sesuai dengan anjuran yang tertera pada kemasan obat atau sesuai dengan saran dokter.

Renadinac 50 mg

Obat untuk mengatasi radang sendi lutut berikutnya adalah Renadinac dengan kandungan sodium diclofenac yang berkhasiat untuk menghambat produksi prostaglandin. Karena termasuk dalam obat resep, Renadinac harus dikonsumsi sesuai dengan anjuran dokter dan obat ini bisa dikonsumsi oleh anak berusia di atas 14 tahun hingga orang dewasa.

Sementara itu bagi ibu hamil dan menyusui, penggunaan obat ini harus atas petunjuk dokter. Untuk dosis pada orang dewasa adalah 50 mg sebanyak 2-3 kali per hari. Sedangkan pada anak usia 14 tahun ke atas, dosis yang diberikan adalah 25 mg tiga kali atau 50 mg sebanyak dua kali sehari.

Meloxicam 15 mg

Meloxicam merupakan obat yang direkomendasikan untuk meredakan radang sendi lutut dengan cara menghambat produksi prostaglandin. Karena tergolong obat keras, maka konsumsi obat ini harus sesuai dengan petunjuk dokter.

Untuk penderita osteoarthritis, dosis awal yang disarankan sebanyak 7,5 mg/hari dan dosis bisa ditingkatkan 15 mg/hari jika gejalanya tidak kunjung membaik. Sementara itu, anjuran dosis bagi penderita rheumatoid arthritis sebesar 15 mg/hari.

Demikianlah beberapa rekomendasi obat radang sendi lutut dan sekali lagi, harap mengonsumsi obat tersebut sesuai dengan dosis yang dianjurkan.